Tegalrejo – Pada 8 hingga 9 Januari 2025, para siswa dan siswi kelas XI jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo, angkatan Qudwa, mengadakan kunjungan industri ke tiga destinasi utama di Yogyakarta. Mereka mengunjungi UVINDO, Studio CPC, dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, untuk mendapatkan wawasan langsung tentang dunia kerja di bidang yang relevan dengan studi mereka.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman praktis dan mendalam bagi para siswa tentang bagaimana industri kreatif bekerja. Dengan tema “Membangun Kompetensi Generasi Muda di Dunia Kreatif,” kunjungan ini diharapkan mampu memotivasi siswa untuk lebih memahami dinamika dan tantangan yang ada di dunia profesional.
Di UVINDO, para siswa diperkenalkan pada proses pembuatan produk kreatif berbasis teknologi dan inovasi. Mereka belajar bagaimana ide-ide kreatif dapat dikembangkan menjadi produk yang bernilai jual tinggi. Selanjutnya, kunjungan ke Studio CPC memberi wawasan mengenai manajemen proyek desain, dari tahap konseptual hingga eksekusi. Sementara itu, di ISI Yogyakarta, para siswa mendapat kesempatan untuk melihat berbagai karya seni dan mengikuti diskusi interaktif dengan para dosen serta mahasiswa di sana.
“Kegiatan ini benar-benar membuka wawasan kami. Kami jadi lebih paham bagaimana teori yang dipelajari di sekolah bisa diaplikasikan langsung di dunia kerja,” ujar salah satu siswa, Nahdia Husna, dengan penuh antusias.
Para siswa terlihat sangat antusias selama kunjungan ini. Mereka tidak hanya belajar tetapi juga berdiskusi aktif dengan para profesional di tempat yang dikunjungi. Salah satu guru pendamping, Bapak Sofyan Hanif, mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat penting untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan masa depan.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, siswa dapat mengembangkan kreativitas mereka sekaligus membangun semangat untuk terus belajar dan berinovasi di bidang yang mereka tekuni,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para siswa. Mereka merasa senang dan bahagia karena tidak hanya memperoleh wawasan baru tetapi juga pengalaman langsung yang tidak mereka dapatkan di ruang kelas. Salah satu siswa bahkan menyatakan bahwa pengalaman ini menginspirasinya untuk semakin serius menekuni bidang desain komunikasi visual.
Dengan selesainya kunjungan ini, SMK Syubbanul Wathon berharap siswa-siswi mereka mampu mengimplementasikan apa yang telah mereka pelajari di sekolah dengan lebih percaya diri. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.






