
Tegalrejo – SMK Syubbanul Wathon kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan vokasi di Indonesia. Kali ini, sekolah tersebut menggelar rapat koordinasi pengimbasan program Teaching Factory (TEFA) bersama tiga SMK imbasan, yaitu SMK NU Temanggung, SMK Maarif Ngluwar, dan SMK Unggulan Annawawi Purworejo. Acara yang berlangsung di Gedung CoE lantai 2 pada tanggal 13 Agustus 2024 ini bertujuan untuk menyinergikan program TEFA di masing-masing sekolah.
Program TEFA yang diinisiasi oleh SMK Syubbanul Wathon merupakan salah satu model pendidikan vokasi yang inovatif, di mana siswa belajar sambil memproduksi produk atau jasa secara langsung. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan dapat muncul inovasi-inovasi baru dalam dunia pendidikan vokasi.
“Kami berharap program TEFA dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah vokasi lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas lulusan dan menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompleks,” pungkas M. Solikhin S.Pd.I [Kepala Sekolah SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo].






