Workshop Media Pembelajaran TEFA 2024: Pengembangan AI untuk Sekolah Menengah Kejuruan

Tegalrejo – SMK Syubbanul Wathon Tegalrejo mengadakan workshop bertajuk “Medisa Pembelajaran Program Bantuan TEFA Skema Pengimbasan Tahun 2024.” Bertempat di ruang rapat Gedung Coklat, lantai 2, kegiatan ini dihadiri oleh seluruh guru dari SMK Syubbanul Wathon serta perwakilan guru dari SMK imbasan, yaitu SMK Unggulan An-Nawawi Purworejo, SMK Maarif Ngluwar, dan SMK NU Temanggung.

Workshop ini dilaksanakan sebagai bagian dari Program Bantuan Pemerintah yang bertujuan untuk mendukung pengembangan pengajaran berbasis Teaching Factory (TEFA) di Sekolah Menengah Kejuruan. Program ini menggunakan skema pengimbasan yang menekankan pengembangan kurikulum yang relevan dengan dunia kerja melalui kolaborasi sekolah-sekolah SMK.

Workshop dipandu oleh narasumber Janu Riyanto, S.Sos., M.Sn., yang memberikan materi tentang penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran. Dalam presentasinya, Riyanto mempraktikkan pemanfaatan beberapa platform AI seperti ChatGPT, Gemini, Microsoft Bing Designer, Remaker, Snapedit, dan berbagai situs web berbasis AI lainnya. Teknologi-teknologi tersebut diperkenalkan sebagai alat bantu dalam proses belajar-mengajar yang diharapkan mampu memperkaya pengalaman siswa dalam memahami konsep-konsep teknis dan praktis di dunia industri.

“Kami ingin membuka wawasan para guru SMK tentang pentingnya integrasi teknologi AI dalam pembelajaran. Platform-platform ini tidak hanya memudahkan dalam pembuatan materi pengajaran, tapi juga memungkinkan siswa untuk terlibat aktif dengan teknologi terbaru,” ungkap Riyanto dalam sesi presentasinya.

Para peserta antusias mengikuti berbagai contoh penggunaan media pembelajaran berbasis AI tersebut. Diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif menunjukkan ketertarikan tinggi dari para guru, khususnya dalam memahami bagaimana teknologi ini dapat diterapkan di kelas mereka masing-masing.

Kegiatan berjalan lancar dan ditutup dengan harapan agar para guru bisa mengimplementasikan metode dan teknologi baru ini di sekolah masing-masing, untuk mengoptimalkan proses pembelajaran berbasis industri. Dengan adanya pengimbasan ini, diharapkan kualitas pengajaran SMK dapat meningkat dan lebih relevan dengan kebutuhan industri, sehingga lulusan SMK memiliki keterampilan yang siap pakai di dunia kerja.

monperatoto monperatoto monperatoto monperatoto monperatoto pengeluaran macau pam4d pam4d bento4d bento4d bento4d jacktoto jacktoto cerutu4d cerutu4d slot gacor hari ini situs toto